x

Manajer SPBU Kabupaten Maros Jadi Otak Perampokan Sendiri, Ini Faktanya!

waktu baca 2 menit
Selasa, 12 Des 2023 12:13 0 148 Revan Darwis

Kilatutama.com, Makassar — SPBU Kasuarrang yang berlokasi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menjadi korban perampokan yang direncanakan oleh manajernya sendiri. Tim Resmob Polda Sulsel telah berhasil mengungkap kasus ini setelah melakukan penyelidikan yang intensif. Perampokan ini terjadi pada Kamis, 7 Desember 2023, di mana pelaku berhasil mengambil uang tunai sebesar Rp 110 juta.

Berdasarkan keterangan Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Benny Pornika, pihak kepolisian telah menangkap dua orang yang terlibat dalam perampokan tersebut. Tersangka pertama adalah seorang buruh bangunan, Yusuf, yang terlihat dalam rekaman CCTV. Yusuf terpaksa ditembak pada kakinya karena mencoba kabur dari sergapan polisi.

Setelah melakukan interogasi pada Yusuf dan melakukan pengembangan penyelidikan, polisi menemukan fakta baru yang sangat mengherankan. Dalam kasus ini, ternyata otak perampokan adalah manajer SPBU sendiri yang bernama Wahab. Benny Pornika mengungkapkan bahwa Wahab memberi perintah kepada Yusuf untuk melakukan perampokan dan mengambil uang tunai di bagian keuangan SPBU.

Total kerugian yang diderita SPBU Kasuarrang mencapai Rp 110 juta. Dari penangkapan kedua tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai sekitar Rp 80 juta. Ada dugaan bahwa tertangkapnya dua pelaku tersebut mencegah mereka untuk berfoya-foya dengan uang hasil perampokan tersebut.

Tim Resmob Polda Sulsel kemudian menyerahkan kedua tersangka ke Polres Maros untuk diadili sesuai prosedur hukum yang berlaku. Benny Pornika menambahkan bahwa hubungan antara Yusuf dan Wahab hanya sebatas teman.

Kasus perampokan ini memberikan pelajaran penting bagi kita untuk lebih waspada dalam memilih orang yang bekerja untuk kita. Perampokan yang direncanakan oleh manajer sendiri menunjukkan bahwa setiap orang memiliki potensi untuk melakukan kejahatan. Sebagai pemilik bisnis, kita harus memastikan bahwa karyawan atau staf yang kita pekerjakan memiliki integritas dan komitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bisnis kita. Dengan demikian, kita dapat menghindari terjadinya kejahatan yang merugikan kita dan juga orang lain.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x