
Kilatutama.com, Sidrap — Kapolres Sidrap, AKBP Erwin Syah SIK, MH, menggelar konferensi pers akhir tahun di Aula Polres Sidrap, Minggu, 31 Desember 2023.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan hasil Operasi Pekat yang berlangsung selama 20 hari, dari 4 hingga 23 Agustus 2023, dengan fokus pada penegakan hukum terhadap kejahatan premanisme, prostitusi, perjudian, miras, sajam/burus, serta kejahatan wilayah Kabupaten Sidrap.
Data yang disampaikan menunjukkan tren yang menarik dalam Operasi Sikat (Ops Sikat) dari tahun 2022 ke 2023. Jumlah laporan polisi mengalami penurunan sebanyak 7,69%, sedangkan jumlah tersangka tetap stabil. Namun, yang menarik, jumlah barang bukti (BB) mengalami kenaikan signifikan sebesar 14,28%.
Meskipun terjadi perubahan dalam jumlah laporan polisi dan tersangka, persentase penyelesaian kasus pada Ops Sikat tetap optimal, yaitu 100%. Hal ini mencerminkan upaya aparat kepolisian dalam menangani setiap kasus dengan serius dan efektif.

Pada bagian Ops Pekat, terjadi lonjakan jumlah laporan polisi sebesar 54,16%, mencerminkan intensifikasi upaya penegakan hukum. Meskipun jumlah tersangka mengalami penurunan sebesar 4,44%, fokus pada jenis barang bukti (BB) masih tetap, meski mengalami penurunan 12,5%.
Kapolres menegaskan bahwa meskipun terjadi penurunan jumlah tersangka dalam Ops Pekat, penekanan pada penyelesaian kasus tetap menjadi prioritas. Strategi penanganan kejahatan lebih terfokus pada pengumpulan bukti yang kuat.
Hasil operasi ini mencerminkan komitmen Kepolisian Resort Sidrap dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Meski menghadapi perubahan dinamika kejahatan, aparat kepolisian terus berupaya untuk menyesuaikan strategi demi menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sidrap.(*)


Tidak ada komentar